17 Feb 2015

Cara Mengurangi Ketergantungan Terhadap Musik (Semua Suka Musik)

Semua menyukai musik. Banyak orang bahkan mengalami ketergantungan pada musik. Bila tidak mendengar musik rasanya ada yang kurang. Di gadget mereka, entah di PC, laptop atau ponsel mereka berisi banyak koleksi musik.

Umumnya penggemar musik akan beralasan mereka mendengar musik karena butuh hiburan. Saat sedih dan gembira, saat sedang bosan dan jenuh, saat menunggu waktu, bahkan saat bekerja pun menyetel musik agar semangat dalam bekerja. 

Alhamdulillah wa syukrillah la haula wala quwwata illa billah amma ba'du.

Semua suka musik. Pada kesempatan ini R10 tidak membahas fikih halal haram musik. Tetapi hendak menyoroti satu hal yang menarik yang menjadi masalah umat Islam saat ini. Pada banyak situasi seperti diatas, banyak muslim yang memilih "mengobati" hatinya dengan mendengar musik. Musik bagaikan "terapi jiwa".

Akibatnya mereka menjauhkan diri dari Al Quran. Saat sedih memilih mendengar musik daripada membaca/mendengar/mengkaji Al Quran. Saat manusia mengalami "kerusakan hati" seperti bersedih, atau merasa ada yang kosong dari jiwanya. Allah mampu mengobati itu semua. Yang diperlukan oleh orang-orang beriman adalah memberi kesempatan Allah untuk mengobati hati yang telah rusak itu.

Bila anda mendengar musik untuk mencari kebahagiaan. Maka ingatlah, kebahagiaan itu milik Allah, maka mintalah kepada-Nya.

Cara Pertama Mengurangi Ketergantungan Terhadap Musik


Kurangi mendengar musik bila hendak "melarikan diri" dari masalah. Sebagai gantinya kembalilah ke Allah, perbanyak mengingat-Nya. Bila sudah mencintai Allah, maka hidupnya akan didedikasikan untuk Allah. Alih-alih mendengar musik saat sedih, anda akan memilih kembali kepada Allah, mengadukan masalahnya kepada Allah. Curhat dengan Allah, misalnya melalui membaca Al Quran atau berdoa. Muhasabah diri dengan Allah.

Cara Kedua Mengurangi Ketergantungan Terhadap Musik


Cara pertama merupakan cara terbaik untuk mengurangi ketergantungan dengan musik. Cara kedua yang dapat anda lakukan adalah dengan menghapus semua file musik bajakan. Sudah bukan rahasia lagi bila banyak orang senang membajak musik. Mungkin anda juga melakukannya. 

Bila memang anda memang mencintai musik, belum bisa lepas dari musik. Setidaknya belilah musik dari jalan yang legal. Bukan dengan membajaknya. Anda pasti berpikir mengapa harus membeli musik? Sedangkan uangnya dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari yang lebih penting untuk saat ini atau untuk masa depan.

Mau tak-mau dengan sendirinya akan mengurangi mendengar musik. Musik yang anda dengar hanyalah dari musik legal yang dibeli. Dengan berkurangnya jumlah musik yang didengar, anda dapat mengalihkan ketergantungan terhadap musik untuk hal lain yang bermanfaat. 

Demikianlah tulisan R10 tentang musik. Wallahu A'lam Bishawab.

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika. Wassalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik dan sopan serta tidak mengandung link terlarang. FYI terhitung sejak 27 Mei 2014 R10 membuka kembali kotak komentar setelah bersih-bersih blog dengan menghapus 1000 lebih posting menjadi hanya sekitar kurang dari 300 pos.

Ini karena R10 ingin blog ini bersih dan hanya posting hal yang dirasa bermanfaat.

Mohon maaf bila tak semua blog R10 kunjung balik. Sesempat waktu yang dimiliki saja.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.