Jul 5, 2011

Strategi Memulai Usaha Sate Kelinci

Beberapa hari yang lalu teman R10 bermimpi untuk memulai usaha sate kelinci. Dia bertanya berapa modal yang dibutuhkan untuk memulainya? R10 beritahu yah modal bukan hal pertama yang harus dipikirkan. Hal pertama dan paling penting yang harus dipikirkan adalah PERENCANAAN. Dengan perencanaan yang baiklah usaha kita dapat berjalan.


Berikut adalah strategi perencanaan usaha sate kelinci:

Temukan Distributor Daging Kelinci

Distributor daging kelinci tidak sebanyak daging ayam ataupun daging kambing. Jadi sangat penting untuk menemukan distributor daging kelinci. Sepanjang yang R10 tahu daging kelinci memang murah tetapi kebanyakan peternak kelinci lebih senang menjual kelinci hias daripada daging kelinci, karena harga pasar kelinci hias lebih menguntungkan.

Mari anggap anda sudah memiliki daging kelinci dan membuat/memiliki sate kelinci-nya. Bila demikian maka inilah perencanaan usaha sate kelinci.


PERENCANAAN USAHA SATE KELINCI


TARGET MARKET > MARKETING > INVESTASI/COST > ACTIVITY PLAN

Target Market

Target Market adalah pangsa pasar yang hendak kita tuju. Berhubung teman R10 ini konsep jualannya adalah warung tenda maka, hendaknya pilih lokasi berjualan yang strategis. Pilih lokasi yang berdekatan dengan paling tidak salah satu dari daftar berikut.

1. Perkantoran
2. Perumahan
3. Sekolah
4. Pusat Belanja
5. Pusat Wisata Kuliner

Pilihlah lokasi yang ramai dan strategis.


Marketing

Pemasaran jangan dilupakan. Berikut daftar teknik promosi:

1. Flyer

Menyebar flyer di perumahan, perkantoran dan lokasi ramai lainnya misalnya lampu merah atau atm. Untuk perumahan bisa dicoba menitipkan flyer ke agen koran. Pilihlah agen koran yang memiliki banyak pelanggan. Untuk hari, mungkin bisa memilih hari sabtu/minggu saat banyak anggota keluarga berkumpul di rumah.

Beriklan di media cetak juga bisa dijadikan pilihan, lebih bagus lagi bila iklan tersebut muncul di dekat artikel kuliner. Paling mudah adalah beriklan di media cetak kuliner atau media dengan pangsa pasar perempuan (ibu-ibu/wanita karier).

2. Produk

Membuat berbagai macam variasi produk. Bila berjualan dengan konsep warung tenda maka setidaknya memiliki 3-4 variasi produk. Agar pembeli memiliki variasi pilihan. Jangan lupa minuman. Anda bisa menjual minuman sendiri atau bekerja sama dengan pedagang lain (yang menjual minuman).

3. Sistem Penjualan

Dengan konsep warung tenda, maka penjualan berlangsung di tempat. Untuk mendongkrak penjualan mungkin diperlukan sistim penjualan lainnya seperti: pesan antar, melayani katering, menyuplai sate kelinci ke rumah makan, restoran, kantin kantor atau kantin sekolah. Temukan suatu cara agar konsumen dapat menghubungi anda untuk memesan. Misalnya dengan membagikan kartu nama anda berisi nomer telepon/sms/email atau situs (blog).

4. Tempat

Memiliki tempat penjualan yang strategis berarti setengah jalan menuju sukses, akan mudah untuk melakukan promosi walau itu hanya dari mulut ke mulut. Bila anda menerima pesan antar berarti juga harus dipikirkan kendaraan untuk mengantarnya. Motor yang telah dilengkapi box mungkin kendaraan yang tepat. Untuk jasa katering, mungkin anda butuh mobil box.


Investasi atau Cost

Setelah mengetahui Target Market dan Marketing, maka selanjutnya berhitung perkiraan biaya yang dibutuhkan. Kapan kira-kira akan tercapai BEP (balik modal). Semua biaya setidaknya dihitung untuk jangka waktu 6 bulan - 1 tahun kedepan. Biaya-biaya yang harus dikeluarkan antara lain (perkiraan):

1. Biaya promosi

Menyebar flyer atau beriklan di media cetak membutuhkan biaya, seperti biaya pembuatan flyer, biaya cetak, dll.

2. Biaya Sewa Tempat

Semakin strategis lokasi berjualan, maka akan semakin mahal pula biaya sewanya.

3. Biaya Sewa Kendaraan

Untuk mengantar anda berjualan (menuju lokasi) tentu butuh kendaraan, hitunglah harga sewanya. Begitu pula bila melakukan pesan antar/katering, kendaraan yang digunakan juga musti diperhitungkan harga sewanya.

4. Biaya Karyawan

Biaya untuk menggaji karyawan. Bila gerobak jualan anda ditinggal di lokasi berjualan, hitung pula biaya gaji penjaga gerobak.

5. Biaya Stok Produk

Daging kelinci untuk berjualan harus ada stoknya agar tidak kehabisan di tengah jalan.


Activity Plan (Pelaksanaan)

Ini merupakan tahap anda melaksanakan usaha anda. Di bulan-bulan pertama mungkin akan sulit karena itulah PERENCANAAN usaha sangat penting, sehingga anda dapat memperhitungkan berbagai kendala yang mungkin dihadapi. Buatlah perencanaan untuk 1 tahun ke depan. Jangan kecil hati walau yang berjualan sate kelinci sedikit, justru itu bisa dijadikan pasar yang menarik untuk digarap. Pecinta kuliner umumnya senang mencari kuliner-kuliner baru.

Bagaimana Cara Mendapatkan Modal?

Bila anda sudah memilki Business Plan yang baik maka langkah selanjutnya adalah mengajukan proposal permohonan pembiayaan modal usaha melalui, antara lain:

1. Bank dan Lembaga Pembiayaan

Untuk usaha kecil, mungkin bisa menggunakan BRI. Bank ini fokus pada perkreditan usaha kecil dan menengah. Bila anda pengusaha muslim, cobalah untuk mencari informasi pembiayaan UKMK melalui lembaga zakat. Misalnya melalui Dompet Dhuafa atau lembaga sejenis.

2. Dana Hibah

Ada baiknya anda mencari informasi tentang bantuan dana hibah untuk Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UKMK). Contoh lembaga yang menyalurkan dana hibah adalah USAID, dan AUSAID. Perusahaan-perusahaan nasional sekarang juga memiliki program hibah sebagai bagian dari program Divisi CSR-nya (Corporate Social Responsibility).

3. Kerjasama

Menjalin kerjasama dengan pihak lain juga dapat dilakukan untuk mendapatkan pembiayaan usaha. Misalnya bekerjasama dengan teman atau calon investor potensial.

Demikianlah analisis R10 untuk memulai usaha sate kelinci. Bila ada kekurangan atau salah strategi mohon dikoreksi. Atau mungkin ada yang memiliki strategi lain? Silahkan ditambahkan.


36 comments:

  1. Sudah bagus. Mas Rio ikutan bisnisnya gak? untuk memotivasi baca bukunya Ippho 7 keajaiban rejeki boleh deh? udah pernah baca bukunya belum?

    ReplyDelete
  2. @ Ami:

    belum mbak, pinjami dong :D

    ReplyDelete
  3. Makasih R10 atas saran & kritiknya yang membangun. Semoga bermanfaat untuk saya... mudah2an anda tertarik untuk berbisnis dgn saya.. salam super.. :)

    ReplyDelete
  4. Saya ga doyan kelinci hikz
    Langkah2nya bs diterapkan untuk usaha laen. Sip tak amankan mas hehe

    ReplyDelete
  5. Sepertinya strategi marketingnya sudah mantap banget nih Sob tinggal upaya dan doa , semoga berhasil deh

    ReplyDelete
  6. aku juga punya buku 7 keajaiban rezeki,punya suami :)

    ReplyDelete
  7. trims gan
    memulai usaha itu gan yang sulit

    ReplyDelete
  8. Kalo di Jayapura, daging kelinci masih jarang :D
    Gimana mau ada dagingnya kalo kelincinya aja juga masih jarang, wkwkwk...
    Pengen deh skali2 makan daging kelinci :D

    ReplyDelete
  9. aih, kayae banyak banget ya yang pada bahas kelinci, tadi mbak Reni Catatan kecilku juga... tapi aku gak doyan daging.... huaaaa

    ReplyDelete
  10. disini bertebaran pedagang sate kelinci .. peternaknya juga banyak ..
    tapi saya gak tega makannya .. :)

    ReplyDelete
  11. Ga bisa untuk usaha 1 ini..
    Ga tegaaaa liat kelinci dijadiin sate. T_T

    ReplyDelete
  12. Yup betul tuh, penting banget rencana itu karena banyak orang berencana gagal karena mereka gagal berencana.
    hiyaa ... izin pingsan dulu #lebay
    saya gg tega makan daging kelinci, rasanya gimana ya kira2 ?

    ReplyDelete
  13. wah hebat, mau usaha sesuatu aja harus dengan strategi ya. Memang hebat, tapi saya gga pernah makan sate kelinci, gimana ya rasanya?

    ReplyDelete
  14. Tips tersebut bisa diterapkan untuk membuka usaha lain seperti sate ayam atau kambing.

    ReplyDelete
  15. termasuk juga mikirin bagaimana bikin sate kelinci yang ramah lngkungan plus kreatif baik dalah hal produk maupun pemasaran.. kalo bikinnya biasa-biasa aja, sayang banget...

    ReplyDelete
  16. ada yang kurang tuh bos...
    bagian pencicipan belum tercantum
    untuk itu aku siap bantu deh...
    hehe pisss

    ReplyDelete
  17. Salam Sobat
    Berkunjung mo baca-baca artikelnya
    terima kasih sebelumnya

    ReplyDelete
  18. Rencananya bener2 mantab nih, sampai pada tiga poin cara mendapatkan modal. Padahal awalnya cuma mimpi seorang teman. Sip.. salam hangat,,

    ReplyDelete
  19. Strateginya lumayan lengkap Ri.
    Bisa dipakai ini untuk bikin usaha minuman kopi.

    ReplyDelete
  20. aku ga mau buka usaha sate kelinci.. ga tegaaaaa.... @_@

    ReplyDelete
  21. @wah mantep strategi nya bro
    numpang promosi gan :D http://xaon.blogspot.com/

    ReplyDelete
  22. sate kelinci memang jarang deh brow di tempat ane, kayanya buka usaha ini bisa sukses neh klo d4 ane ^^

    ReplyDelete
  23. maaf brow baru sempat mampir soalnya lagi rada2 gile wkwkw

    ReplyDelete
  24. nampak teori ni bukan sekedar untuk bisnis sate kelinci ya mas
    tapi lebih meluas dan melebar

    ReplyDelete
  25. hehehehe .. saya belom pernah makan sate kelinci dan gak akan pernah memakannya hehehe .. semoga sukses mas R10

    ReplyDelete
  26. jadi semua harus di prepare dengan seksama ya mas, aku sih masih senang makan sate ayam. Karena saat mencicipi sate kelinci untuk pertama kali tidak mendapat perbedaan yang segnifikan dengan sate ayam. Malah saya lebih suka dengan sate ayam :D .

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    ReplyDelete
  27. Tips memulai usaha Sate Kelinci yang komplit. Semuanya memang harus direncanakan dengan matang termasuk suplai bahan baku utamanya yaitu Kelinci. Pasokan harus lancar tidak boleh tersendat dengan harga yang wajar. Postingan ini kami jadi teringat dengan Sate Kelinci yang ada di kawasan wisata Telaga Sarangan Magetan. Di tepi telaga, menu ini menjadi hidangan yang 'spesial' bagi para wisatawan. Trims sharingnya. Salam blogger. Sukses selalu.

    ReplyDelete
  28. good buat pengetahuan gue yg lg mumet

    ReplyDelete
  29. thanks buat advicenya kawand

    ReplyDelete
  30. Terima kasih anda telah memberikan kesempatan untuk berkomentar. Artikel anda sangat bagus. Semoga bermanfaat untuk semua

    ReplyDelete
  31. Mantap gan makasih buat masukanya,,,,salam sukses selalu,,,,

    ReplyDelete
  32. Salam kenal semua...

    “Makan adalah urusan nomor satu, setiap hari manusia harus makan.”.

    Inilah peluang usaha yang perlu diperhatikan oleh para pengusaha, termasuk Anda. Jika ingin mengembangkan sebuah usaha bisnis yang selalu dibutuhkan orang, maka kembangkan lah sebuah usaha Bisnis Kuliner.

    Bagi Anda yang saat ini sedang menekuni atau tertarik dengan Bisnis Kuliner terutama yang pengolahannya dengan dibakar / dipanggang, saya sarankan menggunakan Kompor Panggang Tanpa Asap.

    Kompor Panggang Tanpa Asap sangat berguna untuk membuat : Ayam Bakar, Ikan Bakar, Sosis Bakar, Bakso Bakar, Jagung Bakar dan lain-lain.

    Kompor Panggang Tanpa Asap juga sangat menguntungkan bagi Pengusaha Kuliner yang akan melebarkan sayap baik dengan membuka cabang maupun me-waralabakan usahanya.

    Info Kontak :

    Bapak Taufik.
    HP : 081548950925.

    Keterangan lebih lanjut silakan kunjungi http://www.usaha-nyata.com

    ReplyDelete

Berkomentarlah yang baik dan sopan serta tidak mengandung link terlarang. FYI terhitung sejak 27 Mei 2014 R10 membuka kembali kotak komentar setelah bersih-bersih blog dengan menghapus 1000 lebih posting menjadi hanya sekitar kurang dari 300 pos.

Ini karena R10 ingin blog ini bersih dan hanya posting hal yang dirasa bermanfaat.

Mohon maaf bila tak semua blog R10 kunjung balik. Sesempat waktu yang dimiliki saja.