Jun 4, 2012

Adzan Keras Boleh, Suara Pengajian Keras Jangan

Ribut-ribut soal suara adzan keras yang diwacanakan oleh Wakil Presiden Boediono, akhirnya ditanggapi Jusuf Kalla dan Hasyim Muzadi. Keduanya mendukung suara Adzan keras namun menurut JK, pengajian sebaiknya jangan terlalu keras dan jangan menggunakan kaset. Sedangkan Hasyim Muzadi mengingatkan tentang hadits yang melarang suara ngaji yang keras hingga menganggu orang tidur.

"Jadi begini, mungkin supaya lebih jelas bahwa azan dan pengajian itu berbeda. Azan itu memang harus keras dan harus diperhatikan juga bahwa pengajian itu jangan pakai kaset, dan jangan terlalu keras," ujar JK usai pertemuan dengan pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) di Masjid Istiqlal, Jl Taman Wijayakusuma, Jakarta Pusat, Senin (4/6/2012).


"Di hadits, (suara mengaji) memang tidak boleh keras-keras. Tidak boleh mengganggu orang tidur," kata Hasyim usai haul di Ponpes Al Hikam, Kukusan, Depok, Jabar, Minggu (29/4/2012) malam.

Terus terang R10 prihatin dengan umat muslim saat ini. Mereka berlebih-lebihan dalam menggunakan teknologi. Tujuan adzan keras mungkin dengan harapan agar jamaah mau datang sholat di masjid, sayangnya yang terjadi suara adzan lebih banyak diabaikan :( Bayangkan rumah sudah di sebelah masjid, tapi lebih memilih sholat di rumah :(

Untuk pengajian, juga demikian, suara pengajian disetel keras-keras. 


Sesungguhnya kekuatan umat muslim itu terletak pada sikap mereka yang tidak berlebih-lebihan dalam melakukan sesuatu, inilah jawaban mengapa di jaman tanpa pengeras suara dahulu:

1. Di jaman Rasul Islam berhasil menyatukan seluruh jazirah Arab.
2. Di jaman Khulafaur Rasyidin, Islam berkembang dengan menaklukan Persia/Romawi.
3. Di jaman Kejayaan Islam, Muhammad Al-Fatih berhasil menaklukan Konstantinopel.

Tiga contoh diatas, mereka berhasil tanpa mengeraskan suara tanpa pengeras suara melampui batas kan :)

R10 sendiri bila tanpa Alat Bantu Dengar bisa dibilang nyaris tuli, dan bila memakai Alat Bantu Dengar ada kemungkinan suara Adzan tidak terdengar, karena itu solusinya agar tetap dapat sholat berjamaah di masjid, triknya dengan memperhatikan jam (waktu sholat), pergerakan matahari, alarm/aplikasi pengingat sholat.

Lihat, banyak jalan untuk atau agar dapat sholat berjamaah di masjid, di awal waktu. Jadi kuncinya ada pada niat. Kalau memang sudah niat sholat wajib berjamaah di masjid, dengan atau tanpa pengeras suara, seorang muslim akan tetap menjalani perintah Allah ini. 

Referensi: