May 18, 2012

Beranikah Mahfud MD Membuka Kasus Mafia Minyak Pertamina?

Masih ingat tulisan ini dimana @TrioMacan2000 mengingatkan publik betapa kotornya Pertamina penuh dengan korupsi. Kali ini @TrioMacan2000 berharap dapat membuat suatu gerakan untuk membasmi korupsi di Pertamina. Berikut kultwitnya.


Beberapa hari yang lalu saya ketemu Mahfud MD. Kebetulan beliau baru kembali dari Jerman. Saya berdiskusi hampir 2 jam. Intinya saya menanyakan sikapnya yang "berobah" terhadap Pertamina. Dia tidak lagi kritis dan galak. Menjawab pertanyaan saya, Mahfud menjawab: Pertama, statement dia tentang Pertamina no. 1 terkorup itu dia sampaikan pada acara diskusi yang diselenggarakan HMI. Hanya statemen sambil lalu tentangan instansi-instansi terkorup di RI. Pada saat diskusi tersebut dirjen pajak hadir. Dan Mahfud juga sebutkan ditjen pajak juga terkorup setelah Pertamina. Saat itu dirjen pajak Fuad Fahmany malah berterima kasih ketika dikritik Mahfud sebagai salah satu instansi terkorup.

Tapi berbeda dengan Pertamina. Statemen mengenai Pertamina terkorup itu dimuat media massa dan langsung ditanggapi. Pertamina mencak-mencak, ngamuk karena korupsinya disebut-sebut oleh Mahfud. VPnya si Harun langsung teriak: Kami akan somasi. Mahfud santai saja ..dia malah tantang silahkan..kita buka-bukaan di pengadilan. Tapi Pertamina tak jadi somasi. Beberapa hari kemudian, Mahfud terima sms dari seorang bernama Taufik Hadi, teman Mahfud umroh tahun 2006 yang lalu.

Taufik sms Mahfud: "Pak Mahfud, info pak Mahfud tentang megakorupsi di Pertamina itu tidak sepenuhnya benar."

"Saya dapat menjelaskannya." sms Taufik ke Mahfud.

"Oh gitu, silahkan saja tapi saya punya bukti-bukti." balas Mahfud.

Taufik menyahut lagi: "Jika Bapak berkenan saya ingin ketemu Bapak untuk menjelaskannya"

"Oke, silahkan saja. Bawa pejabat yang berwenang."

Kemudian Taufik Hadi dan Harun datang ke rumah mahfud MD. Menjelaskan panjang lebar bla bla bla bla kepada Mahfud.

Mahfud jawab: "Boleh-boleh saja anda jelaskan itu tapi saya punya bukti-bukti korupsi Pertamina, ada analisa hukumnya dan ada analisa kasusnya."

Harun lalu berjanji akan perbaiki Pertamina dan minta Mahfud tidak teriak lagi di media. Pertamina juga janji tidak akan somasi Mahfud.

Mahfud bilang : "Ya silahkan saja kalian berbenah diri. Saya juga ga ada kepentingan urus Pertamina, kerjaan saya juga banyak"

"Toh ada Hatta Rajasa, menESDM, ada MenBUMN dll yang lebih berkompeten untuk bongkar megakorupsi Pertamina. Biar aja mereka yang tangani"

Setelah itu memang Mahfud tidak bicara lagi tentang korupsi gila-gilaan di Pertamina. Saya tanyakan apa pak Mahfud ada terima uang suap?

Mahfud MD menjawab : "Sampeyan kayak ga ngerti saya aja. Haram bagi saya terima suap heheehe" jawabnya. Saya percaya karena saya tahu dia.

Saya lalu mendesak Mahfud untuk teriak lagi. Saya bilang, saat ini hanya segelintir pejabat tinggi yang integritasnya bagus yang didengar rakyat. Saya juga minta tolong Gus Sholah (KH Sholahuddin Wahid) yang juga hadir pada pertemuan itu untuk turut teriak pengusutan korupsi di Pertamina.

Gus Sholah jawab : "Sudah begini saja, saya akan kumpulkan teman-teman untuk bikin gerakan pengusutan korupsi di Pertamina dan Petral"

"Kalau pak Wiranto gimana Gus?" tanya saya.

"Pak Wiranto saya ketemu beberapa hari yang lalu, kayaknya beliau tidak mau. Dia mau fokus ..urus Hanura saja" jawab Gus Sholah. Akhirnya pertemuan kami 8 mata tersebut sepakat akan himpun teman-teman untuk buat gerakan sikat Pertamina.

Demkian inti hasil pertemuan saya dgn Gus Sholah dan Pak Mahfud terkait korupsi gila-gilaan puluhan triliun di Pertamina/Petral. Sekian.

Referensi:

Chripstory