Feb 28, 2012

Nikita Bunuh Diri

Di atap apartemen di suatu kawasan elit Jakarta. Nikita Yuli Murya keluar dari kamar apartemennya di suatu kawasan elit Jakarta. Tekadnya sudah bulat untuk bunuh diri dengan meloncat dari atap. Bila semua orang membenciku tak ada gunanya untuk melanjutkan hidup. Begitulah pikirnya.


Dengan menaiki tangga darurat, satu demi satu lantai dilewatinya. Dan sampailah dia di atap. Dengan sedikit ragu, secara perlahan, Nikita melewati tembok pembatas yang menjadi pagar atap tersebut. Sambil  duduk di tembok pembatas dengan menahan tangis. Nikita teringat, bagaimana pacarnya selingkuh dengan bosnya, lalu sang bos memecat dirinya. Hubungannya dengan sang pacar memang tak pernah disetujui keluarganya, pilihannya untuk bekerja di klub malam juga tak disukai keluarganya. Kemudian datanglah musibah itu saat sang pacar selingkuh dan menyebarkan foto-foto panasnya. Keluarga Nikita semakin marah, publik juga mengecamnya.

Sekarang Nikita merasa semua orang membencinya. Sekarang tekadnya sudah bulat, perlahan Nikita menaiki tembok pembatas atap itu. Lalu melompat bunuh diri...

Lantai 33

Bila dunia tak menginginkanku, biarlah aku meninggalkan dunia.

Lantai 29

Aku melihat pasangan selebriti Adi dan Yana sedang bertengkar hebat... aku tak menyangka, selama ini di depan publik mereka tampak mesra.

Lantai 25

Aku melihat Mario, seorang motivator terkenal yang sering aku lihat di TV. Dia tampak sedang menangis.

Lantai 22

Aku melihat Diah sahabatku sedang memergoki tunangannya. Thomas sedang selingkuh di kamarnya.

Lantai 19

Aku kembali melihat sahabatku yang lain, Rina sedang minum obat anti depresi. Aku menyesal tak sempat berbicara dengannya lagi setelah sekian lama.

Lantai 16

Aku melihat pak Harnanto tampak sedang sibuk melihat-lihat lowongan pekerjaan di koran. Aku ingat dari Rudy, bila pak Harnanto dulu seorang direktur perusahaan terkenal, namun karena kebijakan yang salah, akhirnya pak Harnanto dipecat. Publik mengecamnya sebagai penyebab kebangkrutan perusahaan yang sudah berdiri sejak hampir seratus tahun yang lalu.

Lantai 10

Aku kembali melihat pertengkaran hebat dari pasangan muda. Sang suami tampak sedang memukuli istrinya. Aku memang belum sempat berkenalan dengan mereka. Tetapi aku tahu mereka pasangan kaya. Aku sering melihat mereka mengendarai mobil-mobil mewah.

Lantai 7

Aku melihat seorang nenek. Usianya sekitar 80 tahun dan tampak kesepian. Aku tak pernah melihat keluarganya mengunjunginya.

Lantai 3

Aku melihat Reza sedang memegang foto istrinya Dina yang meninggal karena kecelakaan.

Lantai 2

Sebelum aku melompat aku mengira, hanya aku yang ditimpa kemalangan. Tapi ternyata aku salah. Aku sekarang melihat semua orang memiliki masalah. Aku melihat keadaan mereka tak lebih baik dariku. 'Ah ingin rasanya bangkit kembali....

Lantai 1

Bruuk...! Aku terjatuh dengan kencang.... dalam sekaratku, semua orang yang aku lihat tadi pada melihatku.....aku mendengar mereka memanggil ambulans, sayang semua itu akhirnya terlambat. Sebab aku sudah mati.


Behind The Scene "Nikita Bunuh Diri"

Tentang nama Nikita:

Nama Nikita diambil dari film Nikita yang terkenal itu (baik film layar lebar maupun film tv serinya). Nikita juga merupakan salah satu judul sinetron yang sempat tayang di RCTI selama 126 episode). Pemilihan Nikita juga terinspirasi dari nama aktris Nikita Mirzani, seorang aktris yang lebih terkenal karena skandalnya itu.

Nama Yuli Murya:

Nama Yuli terinspirasi dari nama depan asli Julia Perez, Yuli Rachmawati. Sedang nama Murya, diambil dari nama tengah asli Dewi Perssik, yakni Dewi Murya Agung.

Tentang tema bunuh diri:

Sudah sejak lama R10 ingin dapat menulis cerpen sendiri, saat membaca postingan Fitria Melinda yang berjudul "Ketika Aku Terjun Bebas". R10 lantas berpikir kenapa tidak mencoba belajar membuat adaptasinya? Setelah lama tersimpan di draft, dan ketika timbul rasa jenuh untuk ngeblog dan kemudian menonton Trailer "Man on a Ledge" dimana tokoh yang diperankan Sam Worthington terlihat akan bunuh diri.

Jadi R10 pikir inilah waktu yang tepat untuk kembali menulis entri cerpen singkat ini dan menerbitkannya.